Penggunaan Combine Harvester dalam panen padi di Desa Takirin dinilai sebagai momentum penting dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Vicente Hornai Gonsalves menekankan perlunya penataan pola tanam yang teratur agar pemanfaatan mesin Combine Harvester dapat dioptimalkan.
“Ke depan, dinas teknis harus memperhatikan pola tanam petani agar panen bisa menggunakan Harvester. Pola tanam yang tidak beraturan akan menghambat penggunaan mesin ini,” jelas Vicente. Hal ini merupakan program prioritas pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional.
Penerapan teknologi pertanian seperti penggunaan Combine Harvester sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat. Vicente menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan bagi petani dalam proses panen melalui penerapan teknologi modern. Dengan demikian, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Belu dapat meningkat secara signifikan.
Kunjungan kerja Wakil Bupati Belu ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mencapai swasembada pangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
