Warga Pasang Kelambu di Kandang Untuk Halau ASF, Dokter Hewan Titip Pesan!

Editor: Redaksi
1000387476
Kandang babi milik warga Desa Nangadhero yang dipasang kelambu dalam mengantisipasi ASF, Photo dok: Flobamora-news
Pemasangan kelambu dalam menangkal penyebaran virus ASF,

Meskipun begitu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo ini menjelaskan, lalat bukan satu-satunya vektor penyebaran virus, masih ada babi hutan, caplak bahkan anjing peliharaan.

Lebih jauh lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Bali ini menjelaskan bahwa upaya pencegahan serangan ASF yang paling efektif adalah dengan aktif menjaga kebersihan kandang (Biosecurity) dan asupan pakan bergizi. “Yang paling mudah kita dapat itu Baiclyn cukup satu tutupan dicampur dengan lima sampai sepuluh liter air disemprotkan di kandang” sarannya.

Kemudian untuk saat ini, diharapkan kepada masyarakat yang ternak babinya masih sehat agar sebisa mungkin membatasi pergerakan orang luar mendekati atau menyentuh kandang bahkan babi. “Yang paling penting itu asupan pakan babi harus bergizi, jangan hanya kasi batang pisang atau dedak kosong” pungkasnya. (***)



Exit mobile version