Beranda Lintas NTT Wabup Maria: Jagalah Kebersihan Wilayah Kita

Wabup Maria: Jagalah Kebersihan Wilayah Kita

204
0

LABUAN BAJO, Flobamora-news.com – Kebersihan merupakan salah satu faktor pendorong bagi majunya paeiwisata suatu daerah. Karena itu jagalah Kebersihan wilyah kita. Sebagai destinasi wisata kelas Premium, Labuan Bajo terus berbenah. Mulai dari pembangunan infrastruktur yang terus dikebut hingga persoalan sampah.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Maria Geong dalam diskusi Coffee Morning di Tree Top, Selasa (30/7/2019).

Menurut Maria, Labuan Bajo memproduksi sampah sebanyak 12 ton per harinya. Untuk ditegaskan kepada seluruh elemen masyarakat agar sensitif dan inisiatif terhadap permasalahan sampah ini.

“Orang datang ke Labuan Bajo karena keindahan, jadi jangan di kotori. Jika melihat sampah di jalan, harap sensitif dan inisiatif. Jangan menunggu pemerintah yang turun tangan, masih banyak persoalan yang vital di Labuan Bajo ini, seperti listrik, masih ada 88 desa yang masih gelap, jika pemerintah terus urus persoalan sampah, kapan urus masalah yang lebih vital,” kata Maria

Ia meminta Camat Komodo, Imran menyiapkan pasukan kuning untuk terus sigap membersihkan sampah yang menumpuk di pinggir jalan.

Fokus utama Camat Imran ialah permasalahan sampah di Pantai dan Jalan Reklamasi. Sampah masih dibuang sembarangan oleh warga dan pelaku usaha yang berdomisili di sekitaran lokasi itu.

“Kita sudah sering melaksanakan aksi kebersihan, ini dikarenakan kesadaran masyarakat kita yang kurang. Perlu kerja sama semua elemen baik pemerintah, masyarakat dan para pelaku usaha,” ujar Maria

Sementara itu Camat Komodo Imran juga menyinggung perilaku masyarakat yang hanya bisa memposting di sosial media perihal persoalan sampah ini, masyarakat harus siap membersihkan tanpa harus ‘mengadu’ ke sosial media. Selain itu, dirinya telah berdiskusi bersama Kapolres Mabar terkait sanksi bagi masyarakat yang kedapatan membuang sampah sembarangan.

“Pak Kapolres mau bahas bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati, Pengadilan dan Kejaksaan untuk tentang tindakan dan sanksi kepada setiap warga atau siapa saja yang buang sampah sembarangan.” tegas Imran.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada memang tidak sepadan dengan sampah yang dihasilkan per harinya. TPA di Labuan Bajo memiliki luas 25×90 meter persegi. Sementara dalam sehari Labuan Bajo menghasilkan sampah sebanyak 12,8 ton.

Diskusi coffee morning dihadiri pimpinan BUMN, BUMD, Ketua PHRI, Camat dan Lurah Labuan Bajo, serta para pelaku usaha dan tokoh masyarakat.


Reporter: MD RN


Komentar