Religi  

Yang Benar Akan Tetap Benar, Walau Sering Disalahkan

20190926 130219

Hagai, 1:1-8
Lukas, 9:7-9

Dalam hidup, sering kita menemukan, yang salah dan yang benar selalu ada konflik. Pertanyaannya, mengapa demikian? Karena yang salah selalu mau dibenarkan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa apa yang benar akan tetap benar, Walau terkadang disalahkan karena ada kepentingan tertentu.

Persoalan sebenarnya ada pada yang salah. Yang salah selalu beraksi untuk menggonggong atau merongrong yang benar. Yang benar sih tenang-tenang saja. Kalaupun bereaksi, ya seperlunya saja.

Inilah realitas hidup yang juga sering nyata dalam hidup Yesus. Yesus sebagai Jalan, kebenaran, dan hidup selalu disalahkan. Orang-orang yang selalu mempersalahkan Yesus adalah orang-orang Farisi dan ahli-ahli taurat. Yesus selalu berbicara tentang kebenaran hidup yang harus dijalankan orang Yahudi, karena kebanyakan orang Israel hidup tidak sesuai lagi dengan kehendak dan rencana Allah.

Apa yang mereke bicarakan tidak mereka lakukan. Apa yang mereka lakukan tidak sesuai dengan ketetapan Allah. Kesombongan dan ketidaksetiaan manusia, menjadikan manusia jauh dari jalan kebenaran Allah.



Exit mobile version