“Realitas ini lebih mudah untuk mempertahankan kekuasaan dari pada berusaha untuk merebutnya” ungkap Ahmad Atang.
Menurut Ahmad Atang, fenomena politik petahana lebih memberikan garansi kemenangan dibandingkan figur baru. Walaupun tesis ini tidak selalu benar, namun fakta juga menunjukan bahwa peluang petahana lebih terbuka dibandingkan lawan.
Dengan bermodalkan jabatan dan kekuasaan dalam memberikan pelayanan pada masyarakat dapat dikapitalisasi untuk mendapatkan profit elektoral.
“Oleh karena itu, jika partai Nasdem mempertahankan petahana di Nagekeo tentu dengan perhitungan yang matang. Rekam jejak kekuasaan selama menjabat selalu menjadi bahan kajian” papar Ahmad Atang.
Namun suatu hal yang pasti bahwa calon petahana selalu memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas melebihi calon yang lain. “Sehingga tidak membutuhkan banyak waktu, biaya dan tenaga untuk memasarkannya” ujar Ahmad Atang.
Terkait dengan relasi kedekatan Toti dengan Viktor Laiskodat, Ahmad Atang menyebutkan, setiap orang punya relasi dan kedekatan, namun dalam politik tidak sepenuhnya mengandalkan instrumen itu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
