“Mari datang bersama-sama di Maranatha SoE untuk kita nikmati hadirat Tuhan Allah, membangun relasi satu dengan yang lain, tetapi juga mempersembahkan diri dan semua yang terbaik yang ada pada kita untuk kemuliaan Tuhan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pelayanan Perayaan Air Berubah Menjadi Anggur, Pdt. Yanres Sarkim, S.Th, menjelaskan bahwa anggur dalam perayaan tersebut menjadi gambaran tentang darah Kristus yang terus mempersekutukan umat percaya hingga saat ini.
Karena itu, ia mengajak seluruh jemaat untuk hadir dan bersama-sama menghayati kembali makna perayaan tersebut.
“Anggur menggambarkan tentang bagaimana darah Kristus yang terus mempersekutukan kita sampai pada saat ini. Karena itu saya mengajak kepada Bapak Mama sekalian, mari kita sama-sama hadir dalam perayaan Air Berubah Menjadi Anggur Klasis SoE,” ajaknya.
Menurut Pdt. Yanres, momentum perayaan tersebut juga menjadi kesempatan bagi seluruh jemaat untuk mengevaluasi perjalanan iman sekaligus terus bergumul dalam menyaksikan kasih Allah melalui kebersamaan dan persekutuan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
