“Tim Merpati FC sangat tidak terima dengan keputusan tersebut. Karena proses pertandingan sudah 3 kali atau babak akhir penyisihan group C. Kenapa panitia tidak melakukan kroscek atau screening sejak awal pertandingan perdana Tim Lekosoro FC” demikian salinan surat keberatan Merpati FC yang diterima FlobamoraNews.com, Sabtu 16 Februari 2025.
Bukan hanya tidak terima dengan keputusan diskualifikasi, manajer Merpati FC Arkadius Togo jutsteru menduga turnamen Lima Satu Cup syarat mafia dan konspirasi yang sengaja dimainkan guna menguntungkan salah satu klub. Karena berdasarkan keputusan berita acara TM pada point (5) bagi peserta yang terbukti melakukan pelanggaran dengan menggunakan pemain tidak sah akan didiskualifikasi.
“Di situ tidak menjelaskan secara terperinci terkait dengan mendiskualifikasi hasil pertandingan atau memberhentikan proses pertandingan sementara berjalan. Tim Merpati FC tidak menerima keputusan panitia yang mendiskualifikasi hasil pertandingan dan memberhentikan proses pertandingan sementara berjalan” tegas Arkadius.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
