“Kami masyarakat juga berhak tahu perkembangan kasus ini. Jangan sampai masyarakat menilai bahwa lambatnya penanganan ini merupakan upaya pembungkaman terhadap perjuangan masyarakat Desa Spaha untuk mendapatkan keadilan,” tegas Niko Manao dalam siaran persnya.
Lebih lanjut, Niko Manao menyatakan bahwa jika Kejaksaan Negeri TTS tetap bungkam dan tidak memberikan kejelasan, pihaknya bersama masyarakat Desa Spaha akan kembali turun ke jalan untuk menuntut kejelasan dari Kejari TTS. Aksi demonstrasi ini akan menjadi wujud kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
“Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika tidak ada kejelasan dari kejaksaan, kami akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk menuntut keadilan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejaksaan Negeri TTS belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan tanggapan terkait pernyataan aktivis Besipa dan perkembangan kasus dugaan penyelewengan dana desa Spaha. Awak media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan berimbang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
