Kolbano .Flobamora-News.Com . Polemik terkait pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 di Desa Spaha, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), terus bergulir. Kali ini, suara lantang datang dari seorang aktivis bernama Asten Bait.
Asten Bait mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten TTS untuk segera memanggil Kepala Desa Spaha beserta dinas terkait guna meninjau langsung kondisi bantuan rumah BSPS yang diberikan kepada masyarakat. Pasalnya, pekerjaan yang didanai sebesar 20 juta rupiah per unit rumah tersebut, hingga kini belum terselesaikan.
“Bantuan ini sangat tidak masuk akal. Kami bukan masyarakat TTS, namun sebagai aktivis NTT , kami sangat terpukul saat melihat kondisi bantuan ini melalui video dan berita yang sudah viral. Ini sangat memprihatinkan,” ujar Asten Bait dengan nada geram.
Asten Bait menegaskan bahwa pihaknya akan membawa keluhan masyarakat ini dalam aksi damai antikorupsi yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2025 di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi ini bertujuan untuk mendesak Gubernur NTT agar mengambil sikap tegas terhadap permasalahan yang terjadi di Desa Spaha.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
