Akun Anonim-Palsu Merajalela di TTS, FPDT Kritik Kinerja Polres dan Siap Ajukan DUMAS”

IMG20260121100917

 

“Namun berbeda dengan kasus hoax yang menyangkut institusi Polsek Siso dan Polres TTS, di mana dalam hitungan jam pihak kepolisian langsung bergerak melacak dan menangkap pelakunya,” ujar Doni.

 

Doni menegaskan, terdapat indikasi standar ganda dalam penegakan hukum di Polres TTS. “Jika berita hoax mengangkut institusi kepolisian, pihaknya akan bergerak cepat. Namun jika korbannya adalah masyarakat sipil, proses penanganannya seakan tidak berjalan maju,” jelasnya.

 

Oleh karena itu, FPDT akan membuat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) kepada Mabes Polri terkait kinerja penyidik Polres TTS. Patut diduga adanya pembiaran yang menyebabkan akun anonim dan akun palsu merajalela, bahkan di grup pemuda TTS dapat dengan bebas menyampaikan berbagai ucapan yang tidak pantas.

 

Awak media telah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada Kapolres TTS melalui Kasat Reserse Kriminal (Kasad Reskrim) Polres TTS, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan apapun.



Exit mobile version