Anggota DPRD NTT David Boimau Soroti Wacana PHK 9000 Tenaga PPPK Pemprov NTT.

Reporter : Marfin H Editor: Redaksi
FB IMG 1772097075874

 

Ia meminta Pemprov NTT melakukan evaluasi ulang sistem pengalokasian anggaran berbasis kinerja, termasuk pemberian tanggung jawab kerja yang terukur disertai dukungan pembiayaan memadai. “Berikan tanggung jawab, dukungan anggaran, target PAD yang jelas. Kalau tidak kerja baru diberhentikan. Jangan paksa pegawai bekerja tetapi tidak diberi biaya operasional,” pungkasnya.

 

DPRD NTT menilai persoalan PPPK bukan sekadar isu belanja pegawai, melainkan menyangkut kepastian kerja, stabilitas sosial, serta keberlanjutan pelayanan publik di daerah. “Karena itu, pendekatan kebijakan diharapkan lebih mengedepankan solusi struktural melalui koordinasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat, bukan keputusan instan yang berisiko menimbulkan dampak luas bagi masyarakat NTT,” tutup David.

*Marfin.

 

 

 



Exit mobile version