Opini  

Apakah Orang TTS Kehilangan Jati Diri?

Reporter : Honing Alvianto Bana Editor: Redaksi
IMG 20250818 WA0034

Bahaya terbesar saat ini bukanlah globalisasi atau modernitas, melainkan lupa pada diri sendiri. Bila kita lupa pada siapa kita, kita hanya akan jadi bayangan orang lain. Tetapi jika kita berdiri tegak sebagai Atoni Pah Meto, manusia tanah kering yang tak pernah menyerah, maka dunia akan mengenal TTS bukan sebagai tanah miskin, melainkan tanah yang melahirkan manusia berakar, teguh, dan berjiwa besar.

Maka jawabannya jelas: TTS belum kehilangan jati diri. Kita hanya perlu menemukan cara baru untuk menyatakannya. Dan itu adalah tanggung jawab kita bersama.

Honing Alvianto Bana adalah aktivis sosial, fokus pada isu perlindungan perempuan dan anak. Saat ini sedang aktif di Komunitas RIMPAF TTS. Berdomisili di Soe, Timor Tengah Selatan.



Exit mobile version