Soe, TTS .Flobamora–News.Com.|| Jumat (07/03/2026) – Dugaan penyelewengan dana desa tahun 2024 pada proyek rabat beton jalan tani Desa Spaha semakin menguat dan jelas. Proyek yang memiliki total anggaran sebesar Rp432.588.000 (empat ratus tiga puluh dua juta lima ratus delapan puluh delapan rupiah) dan dikerjakan oleh CV Bone ditemukan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), panjang rabat jalan tani seharusnya mencapai 2.000 meter. Namun, hasil pengukuran ulang yang dilakukan oleh Tim Inspektorat pada Kamis (05/03/2026) di lokasi Desa Spaha menunjukkan bahwa panjang aktual proyek hanya 1.722 meter – selain itu, kualitas pekerjaan juga tidak memenuhi standar spesifikasi yang telah disepakati. Masyarakat Desa Spaha menyampaikan harapan agar pihak berwenang segera memanggil pemilik CV Bone untuk mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan yang tidak sesuai.
Sementara itu, kuasa hukum warga Desa Spaha, Arman Tanono S.H, mendesak Kejaksaan dan Inspektorat TTS untuk segera melakukan panggilan terhadap pemilik CV Bone. “CV Bone tidak boleh cuci tangan karena nama mereka jelas tercantum dalam kontrak kerja rabat jalan tani tersebut. Pihak Inspektorat dan Kejaksaan harus mengambil sikap tegas dalam menangani kasus ini,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
