Menurut Ermelinda, kebutuhan Puskesmas akan air bersih terkait dengan layanan kesehatan sangat penting mulai dari kebutuhan penanganan bersalin, kebutuhan kamar WC pasien, cuci tangan hingga cuci alat kesehatan. Untuk kebutuhan air di kamar WC pihak Puskesmas terpaksa menyediakan ember. Airnya diambil dari viber yang disimpan di belakang gedung untuk dibagikan di setiap kamar WC.
Ia mengatakan, pasca bencana banjir terjadi pihaknya sudah melaporkan kondisi yang terjadi ke BPBD untuk ditangani segera. Harapannya segera ada perbaikan terhadap Infrastruktur jaringan air bersih sehingga tidak menggangu layanan kesehatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












