“Saya lihat pemda sudah mandiri. Namun tetap disarankan harus mengikuti bangunan tahan gempa dan bencana. Harus kuat harus proses standar sesuai yang direkomendasikan,” jelas Lilik.
*Destana Terbaik*
Dalam rangkaian kunjungan ke lokasi terdampak bencana tanah longsor di Banjarnegara, Lilik Kurniawan beserta rombongan juga menyempatkan diri melihat Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Dawuan yang diprakarsai oleh kelompok relawan setempat.
Destana Dawuan menurut mantan Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB itu merupakan yang terbaik se-Kabupaten Banjarnegara dan menjadi salah satu Destana terbaik di Indonesia. Alasannya, Destana Dawuan mampu menggerakkan masyarakat untuk lebih tanggap bencana sekaligus mengkolaborasikan ketangguhan desa dengan sektor pariwisata. Destana Dawuan juga memiliki shelter pengungsi ketika terjadi bencana diwilayah sekitar.
Desa Dawuan di mata Lilik adalah desa wisata yang dapat mewujudkan dua hal yang saling beririsan tersebut. Sehingga predikat sebagai desa wisata aman bencana patut disandang dan menjadi contoh yang baik dalam pengelolaan wisata aman bencana. Bahkan dalam satu tahun terakhir Desa Dawuan mampu membukukan pendapatan hingga mencapai 1 miliar dari sektor pariwisata yang aman bencana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
