“Kami meminta agar pemerintah Kabupaten TTS dalam hal ini bapak bupati dan bapak wakil bupati dapat memperhatikan kesejahteraan para guru honor di tingkat TK maupun PAUD yang menerima gaji ataupun insentif’, ujarnya.
Ia sempat mengatakan bahwa dulu sempat ada insentif yang dibayarkan per 3 bulan namun insentif itu sudah hapus.
“Bapak bupati dan bapak wakil bupati saya mohon tolong perhatikan kesejahteraan para guru honorer pada TK/PAUD formal maupun non formal. Karena mereka tidak menerima honor atau insentif”, pintanya.
Atas permintaan Yusmina Magang Bupati langsung merespon dan telah menegaskan bahwa akan memperhatikan kesejahteraan guru honorer pada TK dan PAUD yang mana tahun ini dalam APBD sudah ada alokasi anggaran untuk honor para guru tersebut.
“Selain di TK dan PAUD, honor juga akan diberikan untuk guru non ASN di tingkat SD maupun SMP. Untuk kesejahteraan guru yang berstatus non ASN, baik pada tingkat TK, SD maupun SMP ini menjadi perhatian pemerintah”, pungkas Buce.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
