Robert melanjutkan, bahwa apa yang dimiliki anak-anak Malaka adalah anugerah yang jarang dimiliki daerah lain. Menurutnya, potensi ini akan sangat luar biasa jika mereka mendapat pendidikan yang tepat, dalam hal ini melalui pembinaan yang sistematis lewat Sekolah Sepakbola (SSB).
“Saya tidak bisa bayangkan kalau anak-anak ini diasah dalam wadah yang benar, yang punya kurikulum pembinaan, pelatih berlisensi, dan fasilitas pendukung. Bukan tidak mungkin, 5–10 tahun ke depan, klub-klub Liga 1 akan diisi oleh talenta-talenta dari NTT,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Bukan tanpa alasan Robert begitu optimis. Setahun terakhir, dominasi anak-anak Malaka di level usia dini begitu kentara. PS Malaka U13 menjuarai Soeratin Cup NTT 2025 sementara U15 keluar sebagai juara pertama di Piala Menpora Regional NTT dan sekarang mereka akan berkompetisi di Piala Menpora Seri Nasional. Ini bukan sekadar kemenangan, tapi indikator kuat bahwa daerah ini punya sistem pembinaan dasar yang, meski belum sempurna, sangat potensial.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












