FPKP Undana juga menyelaraskan program pacuan kuda di Babau, Kabupaten Kupang, dengan Festival Edukasi Kuda sebagai sarana pembelajaran mahasiswa peternakan dan wisata kampus. Saat ini sudah ada 5 pemandu kuda di Prodi Peternakan, dan menyusul 10 orang lagi dari berbagai daerah di Flobamora, termasuk Papua, yang akan di-coaching. Mereka dipersiapkan memiliki kepedulian memelihara kuda, bahkan menunjukkan kesiapan menggelar Rektor Undana Cup.
Kehadiran Bupati Kupang dan jajarannya di Undana menegaskan bahwa FPKP dan Undana adalah bagian dari solusi strategis daerah di sektor peternakan, kelautan, dan perikanan. “Kami siap berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak bersama Pemkab Kupang,” tegas Dr. Tian Liufeto.
Terselenggaranya kegiatan ini merupakan buah komitmen kerja sama antara Rektor Undana dan Bupati Kupang, Dekan FPKP dan Kadis Peternakan, serta kerja keras panitia pelaksana, narasumber, peserta, mahasiswa Duta Inseminator FPKP, dan pimpinan serta staf Pascasarjana Undana.
“Semoga pelatihan dapat menjadi pijakan kokoh dalam mencetak kader inseminator terampil demi kemajuan peternakan sapi di Kabupaten Kupang,” pungkasnya.(*/Marno)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.






