“Atas nama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kepala sekolah, para guru, komite sekolah, serta para orang tua siswa SD Inpres Taubneno atas gagasan yang sangat inspiratif ini,” ujarnya.
Menurut Apris, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menemukan, mengembangkan, dan menampilkan potensi terbaik yang mereka miliki.
“Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu mengembangkan seluruh aspek diri peserta didik, baik pengetahuan, keterampilan, karakter, kreativitas, maupun kecintaan terhadap budaya,” katanya.
Pada kesempatan itu, Apris juga menyinggung hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menempatkan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada peringkat ke-36 dari 38 provinsi di Indonesia.
“Hasil TKA yang baru dirilis menjadi bahan refleksi bersama. Saat ini kami sedang melakukan kajian dan evaluasi terhadap capaian seluruh sekolah di Kabupaten TTS guna merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan ke depan,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
