Kejadian ini juga mendapatkan tanggapan dari warga sekitar dan jemaat Gereja Batu Karang Nonohonis. Banyak yang menyatakan kesesalan karena perbuatan oknum tersebut yang merusak suasana perayaan Natal yang seharusnya penuh kasih dan kebahagiaan. “Kita semua sudah bersiap merayakan Natal dengan gembira, tapi kejadian ini membuat kita sedih dan marah. Orang yang melakukan ini seharusnya menyadari bahwa pohon natal ini untuk semua orang, bukan hanya untuk satu kelompok,” ujar salah satu jemaat yang tidak mau disebutkan namanya.
Para pemuda GBKN juga telah melakukan langkah awal dengan memeriksa lingkungan sekitar gereja dan mencari tanda-tanda siapa yang mungkin melakukan perbuatan tersebut. Mereka juga berencana untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian jika tidak ada klarifikasi atau penyerahan diri dari oknum yang bersangkutan. “Kita tidak akan tinggal diam. Jika oknum tersebut tidak mau menanggung jawab, kita akan lapor ke polisi agar ada pertanggung jawaban secara hukum,” ujar salah satu pengurus GBKN.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
