Diduga Ditelantarkan, Bayi Meninggal, Ibu Kritis di Malaka: Pelayanan Kesehatan Kembali Disorot

Reporter : Marfin Honin
IMG 20251118 WA0014

 

“Padahal, di puskesmas itu sudah tersedia fasilitas mes untuk tempat tinggal para medis,” ungkap Maternus Fatin Seran, keluarga korban. Ia menambahkan bahwa dokter yang bertugas lebih memilih tinggal di Betun, begitu pula kepala puskesmas.

 

Situasi ini dinilai bertentangan dengan standar pelayanan kesehatan darurat yang mewajibkan respons cepat, terutama dalam kasus ibu hamil.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Puskesmas Sarina belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat kini mempertanyakan keamanan layanan kesehatan dasar, terutama ketika nyawa ibu dan bayi dipertaruhkan.

 



Exit mobile version