“Kami mendapat undangan lewat WhatsApp Ibu Imel Anin yang katanya itu hoax”, tegas wartawan yang hadir di RAT Koperasi KSP Swastisari yang dijadwalkan pada, Minggu 26 April 2026 tepatnya 10.00 WITA di Hotel Haper Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Perwakilan anggota, yang tidak mau namanya disebut mengaku kecewa. “Saat perhitungan suara, Yohanes Sason Helan unggul 2.300 suara dari calon lain yang hanya memperoleh 800 suara. Namun aneh hasil tersebut dipakai malah melalui hasil voting. Padahal kita tahu bahwa suara tertimggi koperasi berada ditangan anggota bukan pengurus.”, ujar kesal.
Koperasi ini milik semua anggota atau milik pengurus. Pemilihan yang dipilih oleh anggota melalui RAT dimana mereka hadir dan punya mandat resmi. Aneh, suara diabaikan tapi hasil voting langsung disahkan,” ungkapnya,
Polemik ini semakin kompleks karena diduga ada dualisme kepemimpinan dalam tubuh Koperasi KSP Sawasti Sari. Hal ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan anggota terhadap petinggi Koperasi Sawsti Sari yang sarat dengan kepentingan pengurus dari pada kepentingan anggota.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
