Dilema Aturan Zero ODOL di Wilayah Kepulauan: Komisi IV DPRD NTT dan Pengusaha Desak Tarif Khusus serta Kapal Ternak

Reporter : Robert Editor: Redaksi
IMG 20261016 WA0473

​- Masyarakat/Penumpang Motor (Rute Rote Ndao): Biaya angkut kendaraan beserta pengemudi mencapai Rp250.000, dan bertambah hingga lebih dari Rp300.000 jika membawa penumpang tambahan.

​”Ketika muatan truk dikurangi akibat aturan Zero ODOL tetapi tarif tiket kapal tetap mahal, maka ongkos pengiriman barang otomatis melonjak. Dampak akhirnya adalah inflasi daerah di kabupaten-kabupaten penerima seperti Rote Ndao, Alor, Flores, Sumba, dan Sabu. Harga Sembako (9 bahan pokok) dan bahan bangunan di kios-kios kecil akan melambung, dan masyarakat kecil yang menjadi korban,” ujar Simson.

​Solusi dan Rekomendasi: Intervensi Subsidi Angkutan Logistik

​Untuk mengatasi kebuntuan (deadlock ) antara penegakan hukum keselamatan pelayaran dan keberlangsungan ekonomi daerah, Komisi IV DPRD NTT merumuskan beberapa rekomendasi strategis.

​Subsidi Ongkos Mobil/Truk Logistik

Pemerintah Pusat (Kemenhub) maupun Pemerintah Daerah bersama BUMN (PT ASDP) mendesak dilakukannya skema subsidi tarif angkutan atau diskon tiket kapal bagi armada truk pembawa kebutuhan pokok yang berlayar dari Pelabuhan Bolok ke seluruh wilayah pelabuhan di NTT.



Exit mobile version