Daerah  

Dinas Ketahanan Pangan, Penggagas Festival BSL

“Kota Kupang tidak mempunyai lahan, 99% Pangan berasal dari luar, Semua masyarkat Lebih Banyak mengkonsumsi beras dan tepung dan gandum yang dijadikan roti, Sedangkan diluar Kota selalu menjual jagung, kenapa Kita tidak menjadikan Jagung Bose sebagai alternaltif pengganti Nasi “jelas Kadis Ketahanan Pangan Kota Kupang

20180421 200617

“Kenapa tak gunakan jagung sebagai pengganti nasi “imbuh Nur

Sehingga Kami membuat Satu resep Bose, Se’i dan Lu’at dengan standar nilai gizi dewasa atau remaja per orang yang dapat mencukupi kebutuhan gizi.

Tujuan Festival BSL untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan, Meningkatkan Perekonomian Masyarakat dan Mengangkat Wisata Kuliner, papar Nuri Sungkono menutup wawancara bersama beritaflobamora.com. (*/dure)



Exit mobile version