DPRD Rote Ndao Skors RDPU Polemik BBM, Pengelola SPBU Diminta Bawa Data Lengkap

IMG 20260917 WA0000

Selain meminta data dari pengelola SPBU, Bupati juga meminta OPD terkait menyiapkan data pendukung untuk dibawa dalam forum lanjutan.

OPD tersebut antara lain Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag), Dinas Perikanan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao.

Data dari pemerintah daerah nantinya diharapkan dapat dicocokkan dengan data yang dimiliki masing-masing pengelola SPBU. Dengan demikian, distribusi BBM di Kabupaten Rote Ndao dapat diketahui secara lebih jelas dan terukur.

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi

Selain persoalan tata kelola dan distribusi BBM, RDPU juga menyoroti dugaan keterlibatan seorang oknum polisi aktif dalam polemik BBM tersebut.

Kasatreskrim Polres Rote Ndao AKP Rifai menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan keterlibatan oknum tersebut telah disampaikan kepada Propam untuk dilakukan klarifikasi.

“Oknum tersebut sudah dilaporkan kepada Propam untuk dilakukan klarifikasi,” ujar AKP Rifai.

Menurutnya, proses klarifikasi diperlukan untuk memastikan fakta serta status dugaan keterlibatan tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Dorong Pelayanan SPBU 24 Jam

Dalam forum tersebut, AKP Rifai bersama Pasi Intel Lanal Pulau Rote Kapten Laut (P) Tri Priyadi juga menyampaikan harapan agar pelayanan SPBU di Kabupaten Rote Ndao dapat berlangsung selama 24 jam.



Exit mobile version