Jakarta, Flobamora-News.com – 04 Desember 2025 — Banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada akhir November lalu, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas sosial-ekonomi masyarakat, serta meningkatnya risiko keselamatan di berbagai daerah.
Situasi ini tidak hanya berdampak pada masyarakat umum, tetapi juga dirasakan oleh pegawai Jasa Raharja dan tenaga pendukung (ARU) yang berada di wilayah terdampak.
Sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan, Jasa Raharja menjalankan rangkaian program bantuan untuk mendukung pemulihan pasca bencana bagi seluruh kelompok terdampak tersebut. Salah satu wujud implementasi dari program tersebut adalah penyaluran bantuan sosial kepada warga di dua desa paling terdampak di Kabupaten Pidie, Aceh, yaitu Desa Lamkawe dan Desa Kandang, pada Selasa, 2 Desember 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan setelah tim Jasa Raharja melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Polres Pidie, TNI, dan Satpol PP. Dari total 19 desa yang teridentifikasi terdampak banjir, hasil pemetaan menunjuk dua desa tersebut sebagai wilayah dengan dampak paling parah. Desa Lamkawe tercatat memiliki 192 Kepala Keluarga, sementara Desa Kandang terdampak sebanyak 115 Kepala Keluarga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












