” Setelah kami menelusuri tiap stand, dilaporkan rata-rata pemasukan perhari Rp.1.000.000 – Rp.4.000.000,- ,” ungkap Silvester.
Ia menyebutkan sejumlah sekolah dari jenjang SD, SMP hingga SMU juga turut berpartisipasi dalam Nagekeo One Be Festival ini sejak hari pertama hingga malam penutupan. Ada banyak acara yang digelar diantaranya Lomba Fashion Show, Lomba menggambar dan mewarnai serta panggung hiburan.
“Terhitung sebanyak 68 pengisi acara yang dimulai dari pagi hingga malam hari. Lomba Fashion Show diikuti 33 SD, 37 SMP dan 9 pasangan untuk SMU. Lomba mewarnai untuk anak TK diikuti 143 anak dan lomba melukis melibatkan 56 siswa dari tingkat SD, SMP dan SMU,’ sebut Silvester.
Ia melaporkan, pembukaan Kegiatan Nagekeo One Be Festival ini diawali dengan Parade 7 sub sektor ekonomi yang ada di Kabupaten Nagekeo yang ditandai dengan stand kerucut berwarna putih dari Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo milik kreator -kreator Nagekeo. Selanjutnya pada hari kedua, dilakukan Tour Jelajah 3 Kampung Adat yang melibatkan 38 orang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
