Gubernur NTT, Bupati Kupang, dan Wagub Hadiri Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Presiden Prabowo

Reporter : Robert Editor: Redaksi
IMG 20260108 WA0015

Dalam hal ketahanan pangan, Presiden menyatakan ketidaksetujuannya terhadap ketergantungan Indonesia pada impor pangan.
“Tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya, bagaimana negara yang besar, luas, dan kaya ini harus bergantung pada bangsa lain untuk pangan kita,” ungkapnya.

Presiden Ke-8 Indonesia tersebut juga mengenang pengalamannya saat bertugas dan berlatih di desa-desa, di mana para petani dengan segala keterbatasan tetap memberikan bantuan kepada prajurit. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kesetiaan dan kecintaan petani terhadap bangsa. “Para petani adalah yang paling setia, paling loyal, dan paling merah putih di Republik Indonesia ini,” tutur Presiden.

Atas dasar pengalaman tersebut, Presiden menyampaikan keprihatinannya karena selama puluhan tahun petani dan nelayan dinilai kurang dihormati dan dilindungi. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk membela kepentingan mereka.
“Ini adalah cara saya membalas budi dan membayar hutang kepada para petani Indonesia,” tegasnya.

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama Flobamora-News.Com Dengan Humas Kabupaten Kupang. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Humas Kabupaten Kupang.


Exit mobile version