Menurut Awaluddin, audiensi dengan Kementerian PANRB merupakan langkah
strategis untuk menyempurnakan strategi peningkatan kepatuhan administrasi
kendaraan bermotor. Termasuk memperkuat komunikasi publik mengenai manfaat SWDKLLJ, meningkatkan kualitas layanan Samsat, serta menyiapkan koordinasi lanjutan terkait dukungan peningkatan kepatuhan di lingkungan ASN dan instansi pemerintah.
“ASN dan BUMN merupakan basis populasi strategis untuk mendorong peningkatan
kepatuhan administrasi kendaraan secara terukur dan berkelanjutan. Selain
jumlahnya yang signifikan, kelompok ini juga memiliki posisi sebagai role model yang dapat memberikan keteladanan dalam tertib administrasi kendaraan bermotor,”
ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak menyepakati sejumlah tindak lanjut
bersama, antara lain penyempurnaan kajian peningkatan kepatuhan PKB dan
SWDKLLJ, penguatan narasi komunikasi publik mengenai manfaat SWDKLLJ,
pendalaman strategi pembayaran digital melalui penyederhanaan alur dan
peningkatan customer experience, serta penyiapan bahan koordinasi lanjutan
mengenai dukungan peningkatan kepatuhan di lingkungan ASN, keluarga ASN, dan kendaraan dinas pemerintah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
