Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW mengajarkan bahwa pengabdian kepada Allah selalu mengandung nilai cinta dan pengorbanan. Oleh karena itu, mencintai pekerjaan dalam Amal Usaha Muhammadiyah harus dimaknai sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian, yang dijalani dengan penuh keikhlasan dalam membangun Persyarikatan Muhammadiyah. Dari sikap tersebut, lanjutnya, akan tumbuh semangat yang tidak pernah padam untuk terus memajukan dan mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah serta Persyarikatan secara keseluruhan.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Milad ke-13 Universitas Muhammadiyah Maumere ini menjadi ajakan bersama untuk saling bergandengan tangan dan bahu-membahu dalam membangun Amal Usaha dan Persyarikatan, khususnya UNIMOF, agar di usianya yang ke-13 semakin jaya, kokoh, dan mampu memberi manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama bagi warga Nian Tana Sikka.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan pertumbuhan Universitas Muhammadiyah Maumere selama 13 tahun. Melalui peringatan Isra Mi’raj dan Milad ini, Universitas Muhammadiyah Maumere bersama PDM Sikka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan, memperkuat sinergi Persyarikatan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan
sumber daya manusia di Kabupaten Sikka dan wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
