Kadin mengharapkan Presiden membuka acara retret pada hari Jumat (08/08/2025). Apalagi ini adalah sejarah baru Kadin. Untuk pertama kali Kadin menggelar retret. “Kita semua tahu betapa padatnya jadwal Bapak Presiden. Ini harapan Kadin dan kami sudah mengirimkan undangan kepada Bapak Presiden,” jelas Anin, panggilan akrab Anindya Novyan Bakrie.
Kondisi ekonomi global dilanda ketidakpastian. Ke depan masalah geopolitik —seperti Perang Israel vs Iran, 7-11 Juni 2025– sulit diprediksi. Perang, kata Anin, bisa meletus kapan saja dan tidak seorang pun bisa membuat prediksi dengan tepat. Kita tidak bisa memastikan gencatan senjata Israel dan Iran akan berlangsung permanen. Demikian pula dengan situasi geopolitik di kawasan dunia lainnya.
Karena itu, demikian Anin, pengusaha Indonesia harus tangguh dan memiliki wawasan global. Pelaku bisnis harus tahan banting dalam menghadapi semua situasi, sesulit apa pun. Dalam menghadapi kondisi ekonomi yang semakin sulit, para pelaku bisnis harus bisa mengembangkan usahanya, minimal mampu mempertahankan usaha, tidak ada PHK. “Inilah yang disebut pengusaha pejuang,” ujar Anin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












