Iptu Ivans menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan terbuka. Akan tetapi, menurutnya, suasana di luar sangat berisik. Hal itulah yang membuat dirinya tidak bisa konsentrasi saat berbicara dengan para pengunjung.
“Pertemuan itu sebenarnya merupakan pertemuan terbuka. Cuman kan berisik sekali di luar ini. Makanya, minta maaf saya, kalau berisik kadang saya ngomong nggak konsen. Jangankan teman-teman wartawan, profos aja saya usir tadi,” tuturnya sembari tertawa.
Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya tidak melarang wartawan untuk meliput, tapi saat menulis berita, inti sari dari pemberitaan itu terkait dengan pemerintah Timor Leste yang datang menjenguk warga negaranya. Bila isi berita di luar dari pada hal tersebut, maka dirinya mengancam akan mempolisikan media tersebut.
“Kalau untuk liput mohon maaf saya silahkan, tapi isinya kalau bisa pemerintah Timor Leste menjenguk warganegaranya. Kalau isi lebih dari pada itu ingat… ada wartawan kebal hukum? Nggak ada kan?” Demikian ancamnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
