“Sana…sana…jangan foto,” bentak kasat Resnarkoba, Iptu Ivans Drajat sembari mendorong Mariano.
Atas aksi Kasat Resnarkoba yang memperlakukan wartawan Media ini di hadapan para pejabat dan dua pelaku itu, membuat Mariano langsung pergi meninggalkan lokasi pertemuan tersebut.
Di akhir pertemuan tersebut, pejabat Timor Leste memberikan beberapa cendera mata kepada Polres Belu.
Kasat Resnarkoba, Iptu Ivans Drajat usai kegiatan tersebut kepada awak media membenarkan kejadian itu. Menurutnya, dirinya merasa terganggu dengan aksi dari Mariano.
“Ada (wartawan.red) yang ribut… tadi saya usir… tangan sampai ke dalam-dalam. Ini kapolres ini, masa tangan sampai ke dalam-dalam. Makanya saya usir,” jelasnya.
Ada dua orang lain yang berdiri di depan Mariano sedang mengarahkan handphon-nya untuk memotret pertemuan tersebut. Akan tetapi, malah Mariano yang diusir. “Saya tidak ribut. Saya juga mengambil gambar dari atas kepala kedua orang yang berdiri di depan saya. tapi kenapa saya yang diusir? Saya merasa dibredel saat sedang menjalankan tugas jurnalistik saya,” bantah Mariano.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
