Wisatawan masih bisa melihat Komodo di Pulau Rinca dan Pulau Padar.
“Saya pikir dalam konsep suistanable tourism (pariwisata berkelanjutan), kalau konservasi menjadi pertimbangan, saya kira banyak orang yang akan terima. Yang paling terekspos oleh Kementerian Pariwisata selain Bali adalah Komodo karena telah menjadi ikon pariwisata NTT,” kata Nia.
Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan kerja DPR, Anita Gah dalam sambutannya menjelaskan, tujuan kunjungan kerja DPR adalah untuk mendapatkan data empiris dalam pengambilan kebijakan serta langkah strategis pengembanagan pariwisata di NTT. Khususnya untuk melihat aspek amenitas, aksesibilitas, atraksi dan juga dampak bencana alam bagi pariwisata. Bencana alam merupakan hal yang harus diperhitungkan dalam pengembangan pariwisata.
Pemerintah telah merevisi target perolehan devisa dari pariwisata tahun 2019 dari 20 miliar dollar menjadi 17,6 miliar dollar.
Sementara jumlah kunjungan wismannya tetap ditargetkan 20 juta orang dan wisatawan nusantara sebanya 275 juta perjalanan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
