Opini  

Kemerdekaan dan Kualitas Manusia Indonesia

20190806 100634

Indikator manusia berkualitas

Komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas manusia menunjukkan keseriusanya menjadikan manusia sebagai ukuran kemajuan sebuah bangsa. Komitmen ini sejalan dengan ukuran indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai tolok ukur pembangunan sejak 1990 oleh United Nation Development Programs (UNDP), millennium development goals (MDGs) pada 2000, dan sustainable development goals (SDGs) pada 2015-2030. Salah satu ukuran IPM yang penting ialah pemberdayaan perempuan dan partisipasinya dalam pembangunan.

Sejak 1990, Indonesia termasuk negara yang mengalami kemajuan dalam hal IPM yang menjadi salah satu indikator pembangunan manusia yang diakui secara global. Pada 2017, IPM Indonesia terus mengalami peningkatan menjadi 70,81, meningkat dari 2016 yang mencapai 70,19. Indeks pembangunan gender Indonesia juga meningkat pada 2017 menjadi 90,96 dari 2016 sebesar 90,82.

Indikator kemajuan kualitas SDM Indonesia yang juga mengalami tren positif ialah Global Competitiveness Report (GCR) yang dikeluarkan WEF.  Dalam CGR pada 2018, Indonesia berada di peringkat 45 dari 140 negara sebagai negara yang paling kompetetif. Tingkat kompetetif Indonesia rata-rata 46,50 dari 2007 sampai 2018. Di Asia Tenggara, Indonesia berada di urutan keempat setelah Singapura (2), Malaysia (25), dan Thailand (38).



Exit mobile version