Dia mengatakan alasan yang melatari SMPS St. Mikael Maukeli mengirim guru-gurunya menghadiri acara ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan profesional guru. Dengan mengikuti kegiatan tersebut diharapkan guru dapat memperoleh pengetahuan baru yang relevan dengan perkembangan pendidikan.
“Pemahaman tentang deep learning sangat penting bagi tenaga pendidik untuk beradaptasi dengan teknologi, personalisasi pembelajaran, analisis data, dan pengembangan alat bantu pembelajaran yang efektif” tandas Matheus.
Adapun dampak yang diharapkan dari workshop terhadap kualitas pembelajaran di sekolah adalah peningkatan kompetensi guru, peningkatan kualitas perencanaan pembelajaran dan peningkatan motivasi belajar siswa, selain itu juga dapat meningkatkan kolaborasi antar guru, sehingga mereka dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik.
“Kami tentu memiliki rencana tindak lanjut yang terstruktur. Rencana ini mencakup langkah langkah konkret untuk mengimplementasikan hasil pelatihan, mekanisme pemantauan untuk mengukur efektivitasnya dan dukungan berkelanjutan bagi peserta pelatihan” lanjutnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
