Mengusung tema, “Kita menghargai Perbedaan, berkarakter dan berani menampilkan kreatifitas Serta Berani “ Pentas Seni disuguhkan berupa tarian, Nyanyian, Pantomin, Puisi, Fashion Show, Balet, peragaan pedoman keselamatan di kabin pesawat yang dilakukan oleh pramugari dan kreatifitas lain disuguhkan dan ditampilkan oleh anak anak SLB.

Eduardus Wahon, SPd.MM, Kepala SLB Negeri Pembina Kupang, sampaikan SLB berdiri Sejak Tahun 2005 dengan SK 2006 hingga 2018 genap berusia 12 tahun.
“Sampai Tahun ajaran 2017/2018 terdapat 148 Siswa dari berbagai ketunaan tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, tuna laras dan autis dari 3 jenjang yakni SD, SMP dan SMA “, jelas Edi panggilan akrab Eduardus Wahon.
Lanjut Edi, “Anak Anak SLB mempunyai ketrampilan berupa kecantikan, tata boga, akupresure dan otomotif Menjadi duta NTT ke Tingkat Nasional dan Prestasi membanggakan 3 Tahun berturut Turut Menjadi Juara Umum FL2SN SeProv NTT dengan memperoleh Piala Bergilir”.
Edi Wahon Juga berharap perhatian lebih dari Pemerintah dan Instansi terkait dapat memberikan peluang kepada anak anak disabilitas untuk bisa berkembang dan memberdayakan potensi mereka sehingga tidak tergantung kepada orang lain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












