“Kita harus mulai berbicara tentang bagaimana hasil pertanian diolah, bagaimana hasil peternakan memiliki rantai pemasaran yang lebih baik, bagaimana produk lokal dikemas dan dipasarkan, serta bagaimana pengusaha dapat bermitra dengan masyarakat,” ujarnya.
Kadin TTS, lanjutnya, akan mendorong terbentuknya kemitraan antara dunia usaha dengan petani, peternak, nelayan, koperasi, dan UMKM.
Kedua, TTS Maju Pariwisata.
Frans menilai TTS memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Potensi tersebut harus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.
“Ketika wisatawan datang, masyarakat lokal harus ikut mendapatkan manfaat. Kuliner lokal harus berkembang, kerajinan harus berkembang, transportasi dan jasa masyarakat juga harus bergerak,” jelasnya.
Ia menyebut konsep tersebut sebagai pariwisata berbasis ekonomi masyarakat, di mana pertumbuhan sektor pariwisata harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di sekitar destinasi wisata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
