Selain itu, kata Seprilyani, Program Kota Kebas Hoax juga punya web sendiri, hanya saja saat ini masih maintenance. Jadi masih pakai media sosal, seperti Instagram, facebook, dan juga di-share ke grup-grup WA dan disebarkan melalui grup media sosial lainnya.
Meski demikian Seprilyani berharap, masyarakat Kota Kupang makin dewasa dalam mencermati informasi yang berkembang, dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak benar atau berita-berita hoax.
