Buku ini juga memberikan gambaran nyata bahwasannya jarak antara janji dan harapan politik sedang begerakengambil arah dan rute yang tepat ke kenyataan atau justru tidak ke arah yang diharapkan, bahkan makin jauh asa dari pada rasa.
Dalam sambutannya Wakil Gubernur Jhoni Asadoma mengatakan buku ini meripakan sebuah ruang diskusi perjalan kepimpinan Melki – Johni sebagai catatan perjalanan, refleksi, sekaligus pertanggungjawaban moral kami, kepada seluruh masyrakat NTT.
“Satu tahun memang belum cukup untuk mengubah segalanya, tetapi sebagai langkah awal untuk meletakkan fondasi, menegaskan arah, dan meperkuat komitmen bahwa pbangunan NTT harus tumbuh bersama, berjalan merata, dan dirancang secara inklusif dengan masyarakat NTT dalam seluruh martabat dan keberagamannya menjadi episentrum”, ujar Jhoni.
“Sejak awal amanah ini kami dan memyadari bahwa memimpin NTT bukan semata mengelola birikrasi dan wilayah administratif, melainkan juga merawat kebetagaman dan menghadirkan keadilan dalam kehidupan masyarakat NTT”, jelas Jhoni.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
