Linus kemudian berdiskusi dengan para kepala sekolah, menekankan pentingnya pendidikan yang berbasis spiritualitas bagi siswa sekolah GMIT. “Sebagai sekolah berbasis gereja, anak-anak harus rajin berdoa, membawa Alkitab, dan mendalami ajaran agama agar memiliki fondasi moral yang kuat,” ujar Linus. Ia menegaskan bahwa pendidikan agama merupakan landasan penting dalam membantu siswa GMIT tumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, sesuai dengan visi dan misi Sinode GMIT.
Kunjungan terakhir dilakukan di SD GMIT Kuanino 2, di mana Linus disambut hangat oleh para guru. Di ruang kelas 3 yang sedang mengikuti pelajaran agama, Linus mengajak para siswa untuk rutin membaca Alkitab di rumah bersama orang tua mereka agar dapat memahami kisah-kisah dalam Alkitab. Di kelas 6, Linus memberikan motivasi kepada para siswa agar belajar lebih giat dan tidak takut bermimpi besar. Ia bertanya kepada para siswa mengenai cita-cita mereka di masa depan dan memberikan semangat agar terus berusaha mencapai impian tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












