Mahasiswa: Apapun Alasan Penikaman Pisau Sangkur Tak Bisa Dibenarkan, Apalagi Oleh Kapolres

IMG 20230505 WA0130

Jefri Meo didampingi Ketua GMNI, PMKRI dan Permainan

Nagekeo, flobamoranews.com— Dalam aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa di Polda NTT Jumat (5/5).  Masa aksi menyoroti sejumlah persoalan di Kabupaten Nagekeo mulai dari kasus korupsi hingga dugaan tindakan pengancaman oleh Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata terhadap wartawan.

Salah satu yang menjadi poin penting tuntutan mahasiswa dari tiga organisasi mahasiswa diantaranya GMNI, PMKRI dan Perhimpunan Mahasiswa Nagekeo (Permasna) Kota Kupang yakni mengkritisi momen Kapolres Nagekeo menikam pisau sangkur di hadapan masyarakat.

Momen tersebut terjadi pada 2022 lalu saat saat dialog ganti untung pembangunan PSN Waduk Lambo. Video penikaman pisau sangkur tersebut kemudian viral di media sosial bahkan menjadi tranding topik media mainstream Nasional.

Polres Nagekeo melalui divisi Humas sempat melayangkan klarifikasi jika video yang viral tersebut murni memperjuangkan hak-hak masyarakat terdampak waduk lambo. Hal ini dibuktikan dengan pengakuan warga.



Exit mobile version