Mahasiswa: Apapun Alasan Penikaman Pisau Sangkur Tak Bisa Dibenarkan, Apalagi Oleh Kapolres

IMG 20230505 WA0130

Akan tetapi, bagi mahasiswa, apapun alasan dan motif Kapolres melakukan tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan, sekalipun itu semata membela hak masyarakat. Mahasiswa menyoroti soal SOP kepolisian dalam menangani suatu konflik khususnya yang bersentuhan langsung dengan psikologi masyarakat.

“Bagi kami itu (penikaman pisau sangkur read-) tidak bisa dibenarkan. Anggapan kami itu tidak ada nilai pendidikan secara humanis kepada masyarakat, apalagi dalam Kapasitas sebagai Kapolres” ungkap koordinator aksi Jefri Meo kepada wartawan.

Menurut Jefri, Kapolres semestinya bisa melakukan cara lain guna membuktikan kepatuhan kepada tugas dan kewajiban dalam membina Kamtibnas dan menyukseskan proses pembangunan PSN Waduk, bukan dengan cara dan tindakan yang terkesan ekstrim. Oleh sebab itu, salah satu tuntutan masa aksi adalah meminta Kapolri mencopot Yudha Pranata dari jabatan Kapolres.

Selain mengkritisi penikaman pisau sangkur, masa juga mendesak Polres Nagekeo menuntaskan dugaan korupsi empat aset Los pasar Danga. Pantauan flobamoranews aksi demonstrasi berjalan aman dengan pengamanan ketat oleh aparat. (***)



Exit mobile version