Memimpin dengan Pengalaman dan Dedikasi
Marselina Pandie bukan sosok asing dalam dunia pendidikan di NTT. Sebelum memimpin SMAN 11 Kupang, ia telah berpengalaman mengelola sekolah-sekolah besar yang memiliki fasilitas lengkap. Namun, ketika harus menghadapi tantangan baru di sekolah yang lebih kecil, ia tidak mundur, melainkan justru melihatnya sebagai peluang untuk menerapkan pengalaman terbaiknya dalam membangun pendidikan yang berkualitas.
> “Sekolah kecil bukan berarti kualitasnya kalah dengan sekolah besar. Semua tergantung pada bagaimana kita mengelola dan membangun budaya belajar yang baik,” ungkap Marselina.
Strategi Transformasi SMAN 11 Kupang
Sebagai seorang pemimpin visioner, Marselina langsung menerapkan beberapa strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 11 Kupang:
1. Membangun Kolaborasi yang Solid
Marselina percaya bahwa pendidikan yang baik harus melibatkan semua elemen sekolah, mulai dari guru, staf, hingga siswa dan orang tua. Ia mendorong komunikasi terbuka dan partisipasi aktif dari semua pihak dalam pengambilan keputusan sekolah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
