Opini  

MBG: Pilar Peradaban dan Kompas Kemajuan Bangsa

Reporter : Ari Supit
IMG 20250906 WA0030 1

Dengan data terbaru, 9.615 SPPG kini melayani lebih dari 31 juta penerima manfaat. Angka ini tidak mungkin dicapai tanpa sistem yang terukur dan terintegrasi seperti MBG.

MBG sebagai Penyangga Harapan dan Akuntabilitas

Ada alasan kuat mengapa MBG tidak boleh dibiarkan runtuh:

1. Menjamin Arah yang Konsisten – MBG memberi peta jalan yang seragam. Tanpanya, setiap daerah bisa menafsirkan BGN semaunya, membuat kita kehilangan harmoni nasional.

2. Menghadirkan Transparansi dan Akuntabilitas – MBG memungkinkan publik memantau progres dengan data, bukan sekadar perasaan.

3. Mendorong Perbaikan Berkelanjutan – Evaluasi rutin menjadikan kelemahan bahan pembelajaran, bukan alasan untuk menyerah.

Menghapus MBG sama seperti membuang peta di tengah perjalanan hanya karena jalannya menanjak. Padahal, justru di tanjakan kita paling membutuhkan peta agar tidak salah arah.

Menghadapi Gelombang Penolakan dengan Kebijaksanaan

Gelombang penolakan terhadap MBG memang besar, namun besar bukan berarti benar. Sejarah telah mengajarkan kita bahwa suara terbanyak tidak selalu menjadi penentu kebenaran.



Exit mobile version