Opini  

Mendidik Dengan Hati Melahirkan Potensi

IMG 20250308 201826
Ermelinda Noh Wea

Salah satu dampak positif dari mendidik dengan hati adalah kemampuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian dalam diri anak. Ketika seorang pendidik mendidik dengan hati, mereka cenderung memberikan apresiasi yang tulus atas upaya yang dilakukan anak, bukan hanya pada hasil akhir. Ini mengajarkan anak untuk tidak hanya mengejar nilai atau pengakuan eksternal, tetapi juga untuk menghargai proses dan perjalanan yang mereka tempuh. Kepercayaan diri yang tumbuh dari dalam diri anak-anak akan memotivasi mereka untuk terus berkembang dan mengasah kemampuan mereka.

Sebaliknya, ketika seorang pendidik atau orang tua lebih fokus pada hasil akhir yang sempurna, anak-anak cenderung merasa tertekan dan mungkin kehilangan motivasi untuk berkembang. Oleh karena itu, penting untuk mendidik dengan hati, karena hal ini membantu anak merasa bahwa mereka memiliki potensi besar yang layak dihargai dan dikembangkan.

Mengajar dan mendidik bukan suatu pekerjaan rutin mentransferkan ilmu pengetahuan tetapi lebih dari itu adalah menanamkan sikap dan nilai serta membangun insan yaang berkarakter kuat dan cerdas, agar siswa dapat tumbuh dan berkembang menjadi insan/manusia panutan dan sangat potensial. Oleh karena itu setiap pendidik tidak boleh hanya merasa bisa dengan mengandalkan Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ) saja, tetapi juga Kecerdasan Spiritual (SQ) menjadi landasan untuk memfungsikan kekuatan intelektual dan emosional. Dengan demikian etika dan wibawa akademik seseorang pendidik dalam proses pelayanan dan pengabdian hendaknya dibangun berlandaskan pada hati nurani.



Exit mobile version