Bagi Alexander Sudrajat, dampak Jurnalisme klik bait berakibat pada hilangnya kepercayaan publik, materi berita cenderung seragam, disinformasi atau mis informasi serta dapat merugikan kredibilitas media dalam jangka waktu yang panjang. Ciri khas judul berita-berita klik bait di media oline yang memaksa pembaca untuk mengklik berseliweran di sejumlah media online mainstream lokal bahkan sampai media Nasional. Judul-judul tersebut dapat dilihat dari penggunaan kalimat maupun kata-kata provokatif seperti Wow, Mantap, Parah, Bajingan, Sadis dan masih banyak lagi.
Dikatakannya, berita klik bait akan sangat merugikan pembaca jika penulisan judul yang cenderung provokatif dan memancing pembaca akan tetapi pada kenyataan substansinya angkat berbeda dengan isi sebab berita clickbait jenis ini berpotensi “menipu” curiosity gap pembaca. “Ya minimal judul harus mewakili isi, di kuliah jurnalistik juga kita belajar bahwa penulisan judul harus menggambarkan isi berita” jelasnya. (Sevrin)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
