Atas kisruh yang terjadi, sikap ASKAB sejauh ini menunggu permintaan Panitia guna memediasi persoalan yang terjadi, sebab, apapun keputusan panitia sifatnya mutlak berdasarkan keputusan yang tertuang dalam Teknikal Meeting bersama seluruh Official tim yang bertanding dalam turnamen itu.
“Teknikal Meeting mereka lakukan sendiri tanpa menghadirkan ASKAB, soal kejadian itu apabila panitia memohon ASKAB menyelesaikannya itu kita turun, tapi sampai hari ini yang kita terima baru surat protes dari Merpati FC kepada Panitia, jadi persoalan itu di luar tanggung jawab askab” jelasnya.
Tidak terima dengan keputusan tersebut yang sudah diputuskan Panitia Lima Satu Cup meloloskan Nirwana FC ke putaran 8 besar, manajemen Merpati FC kata Arkadius berencana mengirim pengaduan ke PSSI, bahkan meminta Ketua PSII Erick Tohir turun tangan karena apa yang dilakukan oleh Panitia tentu mencoreng wajah Sepakbola di Nagekeo. Dia menyayangkan sikap ASKAB Nagekeo yang tidak responsif dengan Polemik itu.
“Nanti kami surati langsung ke PSSI, biar tahu bobroknya wajah Sepakbola di Nagekeo” tegas Arton. (****)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
