Ketua Pokdarwis “Tubu Bunium” Soleman Seu yang di konfirmasi media ini pada Minggu (8/2/2026) menjelaskan bahwa Ide awal untuk menjadikan bukit Bunium menjadi wisata alam sejak tahun 2015 namun tidak ada pintu masuk karena lokasinya ada di kawasan kehutanan.
Hal ini tidak membuat Soleman Seu untuk patah semangat dan menyerah, “masalah ini bukan menjadi alasan untuk saya patah semangat lalu menyerah”, sehingga pada bulan September 2025 sejak dikukuhkan untuk mengelola sumber mata air Oefonu Kobe Bill maka itu menjadi pintu untuk membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) “Tubu Bunium” sebagai Destinasi Wisata baru di Kabupaten TTS. Sebagai alternatif lain dari tujuan Wisata Gunung Mutis. Jarak tempuh dari kota Soe 30 menit sehingga menjadi pilihan lain untuk kelola wisata bukit Bunium yang berada di desa Eno Nabuasa.
Seu juga mengatakan bahwa Pokdarwis Tubu Bunium menargetkan bahwa pengelolaan wisata bukit Bunium akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat yg berada di kabupaten TTS dan khususnya desa Eno Nabuasa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
