Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk
terus memperkuat efektivitas penyaluran KUR agar lebih tepat sasaran, khususnya
bagi pelaku usaha produktif pada sektor-sektor prioritas daerah seperti pertanian,
peternakan, perikanan, industri pengolahan, dan usaha berbasis potensi lokal.
Selain aspek pembiayaan, para peserta rapat juga menekankan pentingnya program pendampingan usaha, literasi keuangan, peningkatan kapasitas manajemen usaha, serta penguatan kesiapan UMKM dalam mengakses pembiayaan formal.
Pendekatan ini dinilai penting agar pembiayaan yang diterima benar-benar mampu meningkatkan produktivitas usaha dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah, otoritas keuangan, perbankan, akademisi, dan
pelaku usaha diharapkan semakin memperkuat fondasi ekonomi Nusa Tenggara Timur yang inklusif, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












